SINTANG, SKR.COM – Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Juni, menyoroti persoalan serius terkait pemadaman listrik yang kerap terjadi di wilayah pedalaman, khususnya Desa Inggar, Kecamatan Kayan Hilir. Menurutnya, masyarakat setempat sudah terlalu sering mengalami gangguan listrik yang berlangsung berjam-jam bahkan berhari-hari, sehingga menimbulkan dampak luas bagi kehidupan sehari-hari dan aktivitas ekonomi warga.
Juni menegaskan bahwa listrik bukan sekadar kebutuhan rumah tangga, melainkan juga menjadi penunjang pendidikan, kesehatan, dan kegiatan usaha. Pemadaman yang berlangsung lama membuat warga kesulitan dalam menyimpan bahan makanan, menjalankan usaha mikro atau kecil, hingga mengakses fasilitas pendidikan berbasis teknologi. Hal ini, kata Juni, tidak bisa dibiarkan terus berlanjut tanpa adanya penanganan yang serius.
“Warga Inggar sangat dirugikan akibat pemadaman listrik yang berkepanjangan. Tidak jarang mereka harus menunggu berhari-hari hingga aliran listrik normal kembali. Kondisi ini jelas memengaruhi kehidupan sehari-hari. PLN harus segera meninjau langsung ke lapangan, mengevaluasi jaringan, dan memberikan solusi yang jelas,” tegas Juni.
Politisi Partai Gerindra itu menambahkan, masalah listrik di pedalaman bukan hanya soal gangguan teknis sesaat. Diperlukan pengecekan menyeluruh terhadap trafo, kabel distribusi, dan pembangkit listrik setempat agar sumber masalah dapat ditemukan dan ditangani secara permanen. Juni juga menekankan pentingnya komunikasi yang transparan dari PLN kepada warga ketika terjadi pemadaman, agar masyarakat dapat mempersiapkan diri dan menyesuaikan aktivitas mereka.
Selain itu, Juni siap memfasilitasi pertemuan antara PLN dan masyarakat setempat untuk membahas solusi jangka panjang. Beberapa langkah yang bisa dipertimbangkan antara lain penambahan kapasitas pembangkit, perbaikan jaringan distribusi, hingga pemeliharaan rutin agar kejadian pemadaman berkepanjangan dapat diminimalisir.
“PLN memiliki tanggung jawab penuh terhadap pelayanan listrik, terutama di wilayah pedalaman yang aksesnya lebih sulit. Masyarakat berhak mendapatkan listrik yang stabil dan dapat diandalkan. Kami di DPRD Sintang akan terus mengawal masalah ini agar segera ada tindakan nyata di lapangan, bukan sekadar laporan tanpa solusi,” pungkas Juni.
