SINTANG – Fraksi Hanura DPRD Kabupaten Sintang menyampaikan apresiasinya terhadap penyusunan laporan keuangan pemerintah daerah yang telah mengacu pada Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP).
Fraksi Hanura menilai laporan yang lengkap, mulai dari neraca, laporan operasional, hingga arus kas, menunjukkan adanya komitmen administratif dalam pengelolaan keuangan daerah.
Namun demikian, Juru Bicara Fraksi Hanura, Nekodimus menekankan bahwa laporan keuangan tersebut jangan hanya menjadi dokumen formalitas belaka.
Ia berharap laporan itu benar-benar mencerminkan pelaksanaan program secara nyata di lapangan, baik dari segi capaian fisik maupun manfaat langsung bagi masyarakat.
“Penyusunan laporan keuangan yang rapi tentu patut diapresiasi. Tetapi yang jauh lebih penting adalah keterbukaan pemerintah dalam menyampaikan sejauh mana program-program itu benar-benar dijalankan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Nekodimus.
Fraksi Hanura juga mendorong agar Pemerintah Kabupaten Sintang membuka ruang partisipasi publik yang lebih luas dalam pengawasan pelaksanaan APBD.
Hal ini dinilai penting untuk memperkuat prinsip transparansi, meningkatkan kepercayaan publik, serta menjamin pengelolaan anggaran yang tepat sasaran.
“Partisipasi publik dalam pengawasan harus ditingkatkan. Kita ingin pembangunan di Sintang tidak hanya berjalan, tetapi juga diawasi bersama agar hasilnya benar-benar berdampak,” tegasnya.
Sebagai penutup, Fraksi Hanura berharap pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024 dapat berjalan dengan mengedepankan semangat musyawarah dan mufakat untuk mencapai visi-misi pembangunan Kabupaten Sintang yang berkelanjutan dan merata.





