SINTANG – Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Lusi, menyoroti kerusakan infrastruktur dasar di daerah pemilihannya, khususnya di wilayah Ketungau Tengah seperti Desa Argo Mulyo dan Desa Wirayuda.
Menurut Politisi Partai Demokrat ini, jalan rusak semakin parah saat musim hujan seperti sekarang.
“Musim hujan begini, jalan hancur lebur. Musim kemarau pun tidak lebih baik, debunya luar biasa,” ungkap Lusi saat ditemui di Gedung DPRD Sintang.
Lusi menegaskan, mayoritas aspirasi masyarakat yang ia terima menyangkut tiga hal utama: jalan, listrik, dan air bersih.
Ia mengatakan bahwa kondisi di lapangan menunjukkan minimnya perhatian dan alokasi anggaran untuk perbaikan infrastruktur dasar, terutama di Dapil 2.
Ia menilai, ruas jalan di wilayah tersebut terdiri dari berbagai kewenangan—baik kabupaten, provinsi, maupun nasional.
Ia juga mengkritik pengerjaan proyek jalan nasional paralel yang dinilai tidak berkualitas dan kini terhenti.
“Tolonglah, meski ada pemangkasan anggaran, prioritaskan pembangunan jalan, jembatan, listrik, dan air bersih,” pintanya kepada pemerintah daerah.
Sebagai upaya konkret, Lusi bahkan mengaku telah menyampaikan proposal resmi langsung kepada Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam pertemuan nasional. Proposal tersebut berisi rincian kondisi infrastruktur lengkap dengan dokumentasi dan status ruas jalan.
“Saya satu-satunya yang bawa proposal ke Jakarta se-Indonesia mungkin. Lengkap saya fotokan, dari jalan, jembatan, sampai listrik dan air bersih,” jelasnya.
“Kalau pusat menindaklanjuti itu, masyarakat Dapil 2 akan sangat terbantu. Tolong jangan anggap enteng daerah perbatasan,” tutup Lusi.
