Vaulinus Lanan Soroti Kendala Perbaikan Jalan Akibat Keterbatasan Alat Berat UPJJ

oleh
oleh
Vaulinus Lanan

SINTANG – Anggota DPRD Kabupaten Sintang dari Dapil 6 (Sepauk–Tempunak), Vaulinus Lanan, menyoroti kendala teknis yang masih menghambat perbaikan sejumlah ruas jalan rusak di wilayahnya.

Salah satu faktor utama adalah keterbatasan alat berat yang dimiliki Unit Pelaksana Jalan dan Jembatan (UPJJ) Dinas PUPR Sintang.

Menurut Vaulinus, saat ini UPJJ hanya memiliki empat set alat berat yang harus digunakan secara bergilir di seluruh wilayah kabupaten. Akibatnya, banyak pekerjaan perbaikan jalan harus antre dan tertunda.

“Misalnya di Tempunak, ruas Jalan Begandung itu sudah harus dikerjakan sejak pertengahan tahun, tapi alatnya belum bisa masuk karena masih digunakan di jalur SKPH,” jelasnya.

Ia mengatakan, dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah tahun 2026, akan ditambahkan dua set alat berat baru untuk UPJJ, sehingga harapannya antrean pekerjaan infrastruktur tidak terlalu panjang seperti saat ini.

Vaulinus juga menekankan pentingnya pemahaman masyarakat soal kondisi ini. “Kita tidak bisa kerja setengah-setengah. Jalur SKPH harus selesai dulu baru bisa alat itu dipindahkan. Masyarakat harus tahu ini, supaya bisa mengerti kenapa pekerjaan infrastruktur kadang lambat,” tambahnya.

Ia juga meminta para kepala desa dan stakeholder di tingkat lokal turut aktif memberikan penjelasan kepada masyarakat soal proses dan kendala teknis pembangunan.

“Supaya ada pikiran positif terhadap pemerintah daerah. Karena pembangunan itu proses, tidak bisa instan,” tegasnya.

“Ke depan, dengan adanya tambahan dua set alat UPJJ, kita harapkan pekerjaan bisa lebih cepat dan tidak lagi terkendala antre alat,” pungkas Vaulinus.