SINTANG (TEMPUNAK) – Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Sintang, Edy Hermaini, aktif menunjukkan komitmennya terhadap peningkatan kesehatan masyarakat dengan menghadiri kegiatan pemicuan Stop Buang Air Besar Sembarangan (STBM) Pilar 1 di Dusun Jelimpau, Kecamatan Tempunak. Kehadiran beliau di lapangan menandakan pentingnya peran pemerintah daerah dalam mendorong perilaku hidup bersih dan sehat di tingkat masyarakat. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas sanitasi dan kesehatan lingkungan di Kabupaten Sintang.
Dusun Jelimpau dipilih sebagai lokasi pemicuan STBM Pilar 1 karena masih terdapat beberapa tantangan dalam hal sanitasi dasar. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat, khususnya terkait dengan pengelolaan sanitasi rumah tangga. Dengan pendekatan partisipatif, diharapkan masyarakat dapat secara aktif terlibat dalam proses perubahan perilaku menuju masyarakat yang lebih sehat dan bersih.
Edy Hermaini dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Dusun Jelimpau atas kesediaannya untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini. Beliau menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam mewujudkan perilaku hidup bersih dan sehat. “STBM bukan hanya tentang membangun jamban, tetapi juga tentang perubahan perilaku dan kesadaran masyarakat akan pentingnya sanitasi yang baik,” ujar Edy Hermaini. “Dengan adanya jamban yang sehat dan terkelola dengan baik, kita dapat mencegah berbagai penyakit yang disebabkan oleh sanitasi buruk.”
Kegiatan pemicuan STBM Pilar 1 di Dusun Jelimpau meliputi beberapa rangkaian kegiatan, antara lain penyuluhan kesehatan tentang pentingnya sanitasi, demonstrasi pembuatan jamban sehat, dan sosialisasi program-program kesehatan terkait. Tim kesehatan juga memberikan bimbingan teknis kepada masyarakat dalam membangun dan merawat jamban sehat yang sesuai dengan standar kesehatan. Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan tokoh masyarakat dan pemuka agama untuk mendukung dan memotivasi masyarakat dalam mengadopsi perilaku hidup bersih dan sehat.
Keberhasilan program STBM sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah daerah terus berupaya untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang pentingnya sanitasi yang baik. Dengan adanya kegiatan pemicuan STBM ini, diharapkan Dusun Jelimpau dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Sintang dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan bebas dari penyakit yang disebabkan oleh sanitasi buruk. Ke depan, Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang akan terus melakukan monitoring dan evaluasi untuk memastikan keberlanjutan program STBM di Dusun Jelimpau dan wilayah lainnya di Kabupaten Sintang.





