SINTANG, SKR.COM — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Indra Subekti, menyoroti persoalan pengelolaan sampah di Kota Sintang yang dinilai sudah mendesak untuk segera ditangani. Menurutnya, salah satu solusi utama adalah dengan mencari lokasi baru untuk Tempat Pembuangan Akhir (TPA), mengingat TPA yang lama sudah tidak layak lagi digunakan.
Dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (06/6/2025), Indra menyebut bahwa volume sampah yang terus meningkat tidak sebanding dengan kapasitas dan kondisi TPA saat ini. Hal ini dikhawatirkan akan menimbulkan dampak lingkungan yang lebih besar jika tidak segera diatasi.
“Tempat pembuangan akhir kita yang lama sudah tidak layak lagi. Untuk itu, satu-satunya solusi adalah mencari lokasi baru yang bisa digunakan sebagai TPA yang lebih representatif,” ujar Indra.
Ia menambahkan bahwa keberadaan TPA yang memadai sangat penting untuk menjaga kebersihan, kesehatan masyarakat, serta keindahan kota. DPRD Sintang, katanya, siap mendukung langkah-langkah strategis pemerintah daerah, baik dalam hal kebijakan maupun penganggaran, untuk merealisasikan rencana tersebut.
Indra juga mengingatkan agar proses pencarian lokasi baru dilakukan dengan mempertimbangkan aspek teknis, lingkungan, dan sosial, agar tidak menimbulkan persoalan baru di kemudian hari. Ia berharap masyarakat juga turut dilibatkan dalam proses ini, terutama yang tinggal di sekitar calon lokasi TPA baru.
“Persoalan sampah ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi juga masyarakat. Namun pemerintah tetap harus menyediakan sarana dan prasarana yang memadai agar pengelolaan sampah berjalan optimal,” katanya.
Dengan adanya lokasi TPA yang baru dan layak, Indra optimis pengelolaan sampah di Kota Sintang akan lebih tertata, efisien, dan ramah lingkungan.
