MELAWI, SKR.COM – Tidak ada infrastruktuR jalan yang baik membuat pelayanan terhadap masyarakat terganggu. Bagi pemerintah sebagai pelayan, sulit untuk mendatangi masyarakat.
Sebalinya, masyarakat pun sulit mendatangi tempat-tempat pelayanan yang telah disediakan pemerintah, seperti puskesmas, Pustu dan kantor camat.
Kisah sedih sulitnya pelayanan ini diungkap tokoh pemuda Tanah Pinoh Barat Amri yang mengatakan, infrastruktur jalan menuju ke Tanah Pinoh Barat hingga saat ini belum ada. Kata dia hal tersebut membuat kesulitan bagi pihaknya dan pemerintah desa dalam menjalankan pelayanan kepada masyarakat.
“Salah satunya penyaluran Raskin ke Tanah Pinoh Barat. Penyaluran Raskin untuk tanah pinoh barat dirasakan sangat lancar dan diterima lansung oleh Rumahtangga sasaran yang berjumlah sekitar 12 ribu lebih. Karena belum ada akses jalan menuju ke sana,” keluhnya.
Menyikapi persoalan itu, ungkap Amri, titik distribusi disepakati para kepala desa di Kecamatan Tanah Pinoh atau Kota Baru, karena mengambilnya di pusa kecamatan tanah Pinoh barat yang berada di Desa Ulak Muit, juga belum memiliki akses jalan ke antar desa.
Titik distribusi berada di kecamatan lain tersebut membuat para kepala desa harus berinisiatip mengambilnya dan melakukan penyuplaian melalui jalur sungai. “Yang mengambilnya masing-masing tim Raskin desa yang di SK kan kepala desa,” ucapnya.
Jika musim kemarau, penyuplaian melalui jalur air pun menjadi terhambat karena sungai mengalami pendangkalan, sehingga terpaksa penyuplaian dilakukan secara estapet atau bertahap. Itulah masyarakat disana berharap adanya akses jalan, baik antar kecamatan tanah Pinoh ke Tanah Pinoh Barat, maupun akses jalan antar desa di tanah Pinoh barat.
“Masyarakat Tanah Pinoh Barat sangat membutuhkan jalan. Jalan adalah keinginan masyarakat yang paling utama dan mendasar. Bila tidak ada jalan, semua aktvitas masyarakat terganggung,” ungkapnya.
Untuk itu, Amri meminta wakil rakyat yang baru dilantik, terutama putra daerah Tanah Pinoh Barat agar benar-benar memerhatikan akses jalan. Setiap tahun, selama 5 tahun ada dana aspirasi yang dipergunakan untuk membangun jalan. Agar masyarakat menjadi mudah.
“Dengan adanya para wakil rakyat yang merupakan putra-putra Sungai Pinoh di DPRD Melawi periode 2014-2019 ini, maka kita harapkan bisa membantu Pemnerintah atau pihak eksecutip mendorong pembangunan terutama akses transportasi jalan di Tanah Pinoh Barat ini. Kita pun mengharapkan Bupati terus melanjutkan pembangunan di Tanah Pinoh Barat ini, maka perlu dilanjutkan masa jabatannya,” pungkasnya. (Irawan)
