SINTANG – Camat Sepauk, Mariono, mengapresiasi keberhasilan masyarakat Desa Nanga Sepauk dalam melaksanakan deklarasi tiga pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) yang digelar di halaman Kantor Desa Nanga Sepauk, Kamis, 16 April 2026.
Menurut Mariono, capaian tersebut merupakan hasil kerja sama yang solid antara pemerintah desa, masyarakat, serta dukungan berbagai pihak, termasuk Dinas Kesehatan dan Wahana Visi Indonesia (WVI). Ia menilai, keberhasilan ini menjadi bukti bahwa kesadaran masyarakat terhadap pentingnya sanitasi dan pola hidup bersih semakin meningkat.
“Kami sangat mengapresiasi komitmen pemerintah desa dan masyarakat yang telah berhasil melaksanakan tiga pilar STBM, khususnya stop buang air besar sembarangan. Ini adalah langkah besar dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penerapan STBM tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga berkontribusi dalam menekan angka penyakit yang disebabkan oleh sanitasi yang buruk. Oleh karena itu, Mariono menegaskan pentingnya menjaga konsistensi dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.
Lebih lanjut, Mariono berharap deklarasi ini tidak berhenti pada seremoni semata, tetapi benar-benar menjadi komitmen bersama yang dijalankan secara berkelanjutan oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Kami berharap apa yang telah dideklarasikan ini dapat terus dijaga. Jangan sampai hanya semangat di awal, tetapi harus menjadi kebiasaan sehari-hari dalam kehidupan masyarakat,” tegasnya.
Ia juga mendorong desa-desa lain di Kecamatan Sepauk untuk mengikuti jejak Desa Nanga Sepauk dalam mewujudkan lingkungan yang sehat dan bebas dari praktik buang air besar sembarangan.
“Ini bisa menjadi contoh yang baik. Kami ingin ke depan seluruh desa di Kecamatan Sepauk dapat mendeklarasikan STBM dan mencapai status ODF, sehingga derajat kesehatan masyarakat semakin meningkat,” pungkasnya.





