SINTANG, SKR.COM – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Kabupaten Sintang terus berupaya memperkuat peran koperasi dalam pembangunan ekonomi masyarakat. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah melalui Pelatihan Peningkatan Kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) Pengurus Koperasi Merah Putih (KMP) tingkat desa dan kelurahan se-Kabupaten Sintang.
Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan selama 28 hari, mulai 10 November hingga 6 Desember 2025, dan dipusatkan di Aula CU Keling Kumang, Sintang. Program tersebut terbagi menjadi delapan angkatan, dengan setiap angkatan mengikuti pelatihan selama tiga hari.
Pelatihan secara resmi dibuka oleh Asisten I Bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang, Herkolanus Roni, yang hadir mewakili Bupati Sintang. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa penguatan kapasitas pengurus koperasi merupakan langkah penting untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat dan memperluas peluang usaha berbasis komunitas.
Peserta pelatihan angkatan pertama diikuti oleh pengurus KMP dari Kecamatan Sintang dan Sepauk. Secara keseluruhan, jumlah peserta mencapai 812 orang, yang terdiri dari ketua dan bendahara Koperasi Merah Putih dari seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Sintang.
Pelaksana Tugas Sekretaris Disperindagkop dan UKM Kabupaten Sintang, Ida Meylani, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia. Program tersebut dirancang untuk memberikan pendampingan, edukasi, dan pelatihan bagi pengurus koperasi agar memiliki kompetensi dalam manajemen kelembagaan, tata kelola, serta pengembangan usaha koperasi yang modern.
“Pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan para pengurus dalam mengelola koperasi secara profesional, transparan, dan berkelanjutan. Koperasi Merah Putih diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi desa yang mampu menciptakan lapangan kerja baru, mengurangi kemiskinan, dan memperkuat struktur ekonomi masyarakat,” jelas Ida Meylani.
Ia menambahkan, kurikulum pelatihan mencakup 24 jam pelajaran dengan empat pokok materi utama. Materi pertama membahas Arah Kebijakan, Kelembagaan, Tata Kelola, dan Kepemimpinan Koperasi sebanyak 6 jam pelajaran. Materi kedua yaitu Manajemen Bisnis, Kemitraan, dan Inovasi selama 8 jam pelajaran. Selanjutnya, peserta akan mempelajari Pengenalan Manajemen Keuangan Koperasi selama 6 jam, serta Model Bisnis Koperasi Merah Putih dan Pembiayaan Usaha Koperasi selama 4 jam.
Melalui pelatihan ini, Pemerintah Kabupaten Sintang berharap seluruh Koperasi Merah Putih dapat menjadi lembaga ekonomi rakyat yang tangguh, adaptif, dan inovatif dalam menghadapi tantangan zaman. Dengan SDM yang berkualitas, koperasi diharapkan mampu menjadi ujung tombak penggerak perekonomian daerah serta mendukung pembangunan nasional berbasis ekonomi kerakyatan. (Rilis Kominfo)





