SINTANG – Kepala DKBP3A Kabupaten Sintang, Edy Harmaini, mendorong seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk lebih maksimal dalam menginput data terkait penilaian Kabupaten Layak Anak (KLA) tahun 2026.
Menurut Edy, salah satu kunci utama dalam meningkatkan nilai KLA adalah kelengkapan dan kualitas data yang disampaikan oleh masing-masing OPD.
“Kita dorong seluruh OPD untuk mengisi apa saja yang sudah dilakukan terkait pemenuhan hak anak. Jangan sampai ada yang masih nol,” tegasnya.
Ia menjelaskan, setiap program yang berkaitan dengan anak harus terdokumentasi dengan baik, mulai dari kegiatan olahraga, seni, hingga program perlindungan anak di masing-masing instansi.
“Semua kegiatan yang berkaitan dengan anak, sekecil apapun, harus diinput. Ini penting untuk meningkatkan nilai kita,” ujarnya.
Untuk membantu OPD, DKBP3A akan menggelar kegiatan asistensi dan pendampingan teknis. Kegiatan tersebut akan dimulai dengan sistem penjadwalan bagi operator dari setiap OPD.
“Nanti mulai hari Senin kita lakukan semacam mini coaching atau asistensi. Operator OPD kita jadwalkan datang untuk input data, dan akan kita bimbing langsung,” jelas Edy.
Ia berharap melalui langkah tersebut, tidak ada lagi OPD yang mengalami kesulitan dalam pengisian data.
“Dengan pendampingan ini, kita ingin memastikan semua OPD bisa berkontribusi maksimal,” katanya.
Edy menegaskan bahwa keberhasilan meraih predikat KLA bukan hanya tanggung jawab satu dinas, melainkan seluruh perangkat daerah.
“Ini kerja bersama. Kalau semua OPD bergerak, kita optimistis target Nindya bisa tercapai,” pungkasnya.




