SINTANG, SKR.COM – Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Senen Maryono, menekankan perlunya pemerataan program imunisasi anak sekolah hingga ke wilayah pedalaman. Pernyataan ini disampaikan menyusul pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) yang saat ini tengah berjalan di Kabupaten Sintang.
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) dari daerah pemilihan Sintang Kota ini menegaskan, imunisasi merupakan salah satu langkah krusial untuk menjaga ketahanan kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak, dari berbagai penyakit menular. Oleh sebab itu, tidak hanya anak-anak di perkotaan yang harus mendapatkan vaksinasi, tetapi seluruh anak di Kabupaten Sintang, termasuk yang tinggal di wilayah terpencil.
“Pemerintah daerah melalui puskesmas-puskesmas perlu memastikan imunisasi sampai ke seluruh kecamatan, termasuk pedalaman. Ketahanan terhadap penyakit itu penting, dan setiap anak berhak mendapat perlindungan yang sama,” ujarnya.
Senen menyoroti risiko ketertinggalan bagi anak-anak yang berada di pedalaman jika imunisasi hanya difokuskan di kota. Ia menekankan, anak-anak yang tidak mendapatkan imunisasi tepat waktu berpotensi menghadapi masalah kesehatan, terutama ketika mereka melanjutkan pendidikan ke kota.
“Jangan hanya kota yang diperhatikan. Anak-anak di pedalaman kasihan kalau tidak diimunisasi. Ketika mereka melanjutkan sekolah di kota, imunisasinya bisa terlambat,” jelas Senen.
Anggota DPRD ini menambahkan bahwa pemerataan imunisasi harus melibatkan semua sekolah, termasuk yang jauh dari pusat kecamatan. Upaya jemput bola dari puskesmas sangat diperlukan untuk memastikan seluruh anak mendapatkan vaksinasi secara tepat waktu.
Senen menekankan, program BIAS tahun ini harus mampu menjangkau lebih banyak peserta didik dibanding tahun-tahun sebelumnya. Hal ini dianggap penting untuk memastikan hak anak-anak di seluruh Kabupaten Sintang terpenuhi, dan perlindungan kesehatan mereka tidak terbatas pada wilayah perkotaan saja.
“Pemerataan harus dilakukan di semua lini. Kita mendorong puskesmas dan sekolah bekerja sama agar setiap anak, baik di kota maupun pedalaman, mendapatkan akses imunisasi yang sama,” pungkasnya.
