MELAWI, SKR.COM – Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Melawi menggelar Musyawarah Kerja (Muker) ke V di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Melawi, Kamis (3/5). Kegiatan yang dibuka lansung oleh Bupati Melawi, Panji tersebut, dihadiri Waka Polres Melawi, Kompol Jajang, Ketua TP-PKK Melawi serta sejumlah pejabat dilingkungan pemkab Melawi.
Ketua GOW Melawi, Raisya Sabrina dalam sambutannya menyampaikan sejumlah keberhasilan program kerja selama Ia menjadi ketua GOW Melawi. Dimana keberhasilan tersebut tidak terlepas dari dukungan pemerintah Melawi, para pengurus dan anggota serta organisasi lainnya yang tergabung dalam GOW.
“Sejumlah program kerja yang sudah kami laksanakan tentunya akan menjadi program kerja yang terus dilaksanakan dalam meningkatkan pengetahuan dan kesejahteraan masyarakat. program tersebut diantaranya penyuluhan sera sosialisasi-sosialisasi baik mengenai bagimana perempuan agar bisa bermanfat bagi orang lain, bangsa dan negara. Kemudian juga rencana kerja yang akan kami laksanakan seperti mikro ekonomi dimana para wanita dibina untuk kreatif serta bisa mengembangkan potensi yang ada di Melawi, misalnya ubi yang dibentuk dan diproduksi sebagai oleh-oleh Melawi,” jelasnya.
Selain itu, lanjutnya, sebagai organisasi wanita memang memiliki peran penting dalam membangun generasi bangsa. Terutama berperan agar bagaimana anak-anak generasi bangsa teerhindar dari bahaya narkoba yang sudah menghantui para generasi bangsa saat ini.
“Itu menjadi target kami dan terus kami laksanakan sosialisasi-sosialisasi menyuarakan bagaimana anak-anak meenghindari bahaya narkoba,” ucapnya.
Sementara itu, dewan penasehat GOW Melawi, Nurbetty Eka Mulyastri pada kesempatannya mengatakan bahwa kunci dari kesuksesan adalah sabar. Terlebih menjalani organisasi besar seperti ini.
“Sabar menghadapi organisasi organisasi serta sabar dalam menjalani berbagai program kegiatan. Dengan bersabarlah cara kita terus mempererat silaturahim dan terus mempersatukan anggotanya,” ungkapnya.
Ditempat yang sama, Bupati Melawi, Panji mengatakan, sebagai organisasi wanita yang anggotanya juga dari berbagai organisasi, GOW tentunya memiliki tanggung jawab cukup besar. Selain mengurus program kerjanya agar organisasi bisa berkembang, juga harus memikirkan bagaimana menjadikan generasi bangsa yang bertakwa, kemudian yang berkualitas.
“Organisasi ini juga tentunya memiliki peran bagaimana mengatasi dan mengantisipasi perubahan zaman. Dimana saat ini narkoba merusak generasi bangsa. Kemudian banyaknya penyakit yang dipicu oleh makanan, seperti gula darah misalnya. Salah satu caranya yakni jangan berikan anak kita minum kemasan, jangan selalu memberikan makanan yang serba instan,” ucapnya.
Kemudian, lanjut Panji, terhadap media sosial. Media sosial sangatlah berbahaya, sebab kalau tidak mampu mengendalikan, dan salah menggunakannya maka akan merusak hubungan persaudaraan serta kedamaian yang sudah ada, maka harus hati-hati.
“Sadarkah kita akibat medsos generasi sudah rusak, bahkan orang tua juga. Bayangkan, duduk bersama saja bisa tidak saling tegur dan tidak saling berbicara, karena semuanya sibuk dengan handponenya masing-masing. Makanya harus ada terobosan serta mencari solusi dan cara menghadapinya,” pungkasnya. (DI)





