Ida Meylani Paparkan Kurikulum Pelatihan untuk 812 Pengurus Koperasi Merah Putih Sintang

oleh
oleh

SINTANG, SKR.COM – Pelaksana Tugas Sekretaris Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Kabupaten Sintang, Ida Meylani, memaparkan secara rinci kurikulum pelatihan yang diikuti oleh para pengurus Koperasi Merah Putih (KMP) se-Kabupaten Sintang. Pelatihan ini berlangsung selama 28 hari dan dipusatkan di Aula CU Keling Kumang, dimulai pada Senin, 10 November 2025.

Dalam laporannya pada kegiatan Pelatihan Peningkatan Kompetensi SDM Pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih se-Kabupaten Sintang, Ida menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah dalam memperkuat kemampuan manajerial, kelembagaan, dan profesionalisme koperasi di daerah.

“Keseluruhan jumlah peserta adalah 812 orang, yang terdiri dari pengurus Koperasi Merah Putih di setiap desa dan kelurahan — yakni ketua serta bendahara koperasi. Peserta dibagi ke dalam delapan angkatan sesuai dengan jadwal pelatihan yang telah ditetapkan,” jelas Ida Meylani.

Lebih lanjut, Ida memaparkan bahwa kurikulum pelatihan dirancang dengan total 24 jam pelajaran, terbagi dalam empat kelompok materi utama. Pertama, Arah Kebijakan, Kelembagaan, Tata Kelola, dan Kepemimpinan Koperasi sebanyak 6 jam pelajaran. Kedua, Manajemen Bisnis, Kemitraan, dan Inovasi selama 8 jam pelajaran. Ketiga, Pengenalan Manajemen Keuangan Koperasi sebanyak 6 jam pelajaran, dan terakhir Model Bisnis Koperasi serta Pembiayaan Usaha Koperasi selama 4 jam pelajaran.

Menurut Ida, pelatihan ini tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga memberikan pengalaman praktik melalui diskusi interaktif, studi kasus, dan simulasi manajemen koperasi. Para narasumber berasal dari kalangan dosen dan akademisi, praktisi koperasi, serta unsur dari Disperindagkop dan UKM Kabupaten Sintang yang memiliki keahlian di bidang kelembagaan dan tata kelola koperasi.

Ida menegaskan, seluruh pembiayaan kegiatan ini bersumber dari Dana Dekonsentrasi Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia Tahun Anggaran 2025, yang dialokasikan melalui Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Barat.

“Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kapasitas dan profesionalisme para pengurus koperasi. Dengan SDM yang unggul, koperasi di Kabupaten Sintang diharapkan semakin kuat, mandiri, dan mampu menjadi pilar utama penggerak ekonomi masyarakat,” ujar Ida dengan optimistis.

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata Pemerintah Kabupaten Sintang dalam mendukung pengembangan koperasi berbasis desa yang berdaya saing tinggi, berorientasi pada kemandirian, serta berperan aktif dalam memperkuat ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

(Rilis Kominfo