SINTANG, SKR.COM – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, harga sejumlah kebutuhan pokok di beberapa wilayah Kabupaten Sintang mulai mengalami kenaikan. Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat, khususnya warga di daerah pedesaan yang memiliki keterbatasan akses terhadap bahan pangan.
Kepala Desa Batu Netak, Kecamatan Kayan Hilir, Marsah, menyampaikan harapannya agar Pemerintah Kabupaten Sintang melalui dinas terkait dapat melaksanakan operasi pasar sembako murah hingga ke pelosok desa. Ia menilai, kegiatan operasi pasar yang selama ini dilakukan pemerintah daerah umumnya hanya terpusat di wilayah kota, sehingga masyarakat di daerah terpencil belum merasakan manfaatnya secara langsung.
“Setiap menjelang Natal dan Tahun Baru, harga kebutuhan seperti beras, gula, minyak goreng, dan telur selalu naik. Kami berharap tahun ini Pemkab Sintang bisa turun langsung ke desa-desa, termasuk ke Batu Netak, supaya warga di pedalaman juga bisa menikmati sembako dengan harga terjangkau,” ujar Marsah di Sintang, Selasa (4/11/2025).
Lebih lanjut, Marsah menjelaskan bahwa pelaksanaan operasi pasar murah di tingkat desa tidak hanya membantu warga dalam memenuhi kebutuhan pokok, tetapi juga dapat menekan praktik spekulasi harga oleh pedagang. Menurutnya, langkah ini menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan masyarakat di wilayah pedalaman yang sering kali terdampak paling besar oleh kenaikan harga menjelang hari besar keagamaan.
“Kami sangat berharap tahun ini ada perhatian khusus. Jangan hanya warga kota yang menikmati harga sembako murah, masyarakat desa pun berhak mendapatkan kesempatan yang sama,” tegasnya.
Ia menambahkan, jika operasi pasar dapat menjangkau hingga pelosok, masyarakat Desa Batu Netak dan desa-desa sekitarnya akan merasa sangat terbantu dalam menghadapi lonjakan harga kebutuhan pokok. Selain memberikan dampak ekonomi langsung, program ini juga diyakini dapat memperkuat rasa keadilan sosial dan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kabupaten Sintang.
(Rilis Kominfo)





