SINTANG – Satu unit kendaraan roda empat dilaporkan terbakar di Jalan Adi Sucipto, tepatnya di depan RSJ Sudianto Sintang, Kabupaten Sintang, pada Jumat (10/4/2026) sekitar pukul 20.10 WIB.
Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sintang, Yudius, menjelaskan bahwa api dengan cepat membesar dan menimbulkan kepulan asap tebal yang sempat mengkhawatirkan masyarakat di sekitar lokasi kejadian.
Mendapat laporan tersebut, regu piket Damkar Sintang segera bergerak menuju lokasi. Petugas tiba dengan cepat dan langsung melakukan upaya pemadaman untuk mencegah api merambat ke area lain di sekitar kejadian.
“Begitu menerima laporan, anggota langsung meluncur ke lokasi dan melakukan pemadaman dengan sigap,” ujar Yudius.
Berkat kesigapan petugas di lapangan, api berhasil dikendalikan dalam waktu singkat dan tidak menyebar ke bangunan maupun kendaraan lain di sekitar lokasi kejadian. Proses pemadaman juga dilakukan dengan penuh kehati-hatian untuk memastikan kondisi benar-benar aman.
Yudius menegaskan bahwa kecepatan respons menjadi salah satu faktor penting dalam penanganan kejadian kebakaran tersebut. Petugas Damkar tercatat melakukan respons time sekitar 4 menit dari Pos Seroja menuju lokasi kejadian.
“Kecepatan respon dan kerja sama tim menjadi kunci dalam penanganan kejadian ini,” jelasnya.
Ia juga memastikan bahwa dalam peristiwa kebakaran tersebut tidak terdapat korban jiwa. Namun demikian, kendaraan yang terbakar mengalami kerusakan cukup parah.
Selain melakukan pemadaman, petugas Damkar juga melakukan pengamanan area sekitar untuk memastikan tidak ada potensi bahaya lanjutan bagi masyarakat yang melintas maupun warga di sekitar lokasi.
Menanggapi kejadian tersebut, Damkar Sintang mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran kendaraan, terutama yang disebabkan oleh korsleting listrik atau gangguan teknis lainnya.
“Masyarakat diharapkan rutin melakukan pengecekan kendaraan dan segera melapor jika terjadi keadaan darurat,” pungkas Yudius.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan serta respon cepat dalam penanganan kebakaran guna meminimalisir risiko dan kerugian yang lebih besar.





