SINTANG, SKR.COM – Kepala Seksi Pengawasan dan Penyuluhan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sintang, Tri Kurnaini, S.Hut, M.A.P., beserta Pengolah Data dan Informasi Satpol PP Sintang, Wahyu Mawardi, Amd, Ak, mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (BIMTEK) tentang “Gender Equality, Disability, and Social Inclusion (GEDSI), Pengarustamaan Gender (PUG), dan Perencanaan Penganggaran Responsif Gender (PPRG)” yang berlangsung di Kabupaten Sintang pada Selasa, 4 November 2025.
BIMTEK ini digelar sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam memahami isu kesetaraan gender, inklusi penyandang disabilitas, serta pentingnya integrasi perspektif gender dalam perencanaan dan penganggaran OPD. Kegiatan ini diikuti oleh berbagai instansi pemerintah di Sintang, termasuk Satpol PP, sebagai salah satu langkah strategis untuk mendorong tata kelola pemerintahan yang responsif dan inklusif.
Dalam kegiatan tersebut, peserta diberikan pemahaman mendalam terkait konsep GEDSI, pentingnya pengarustamaan gender di setiap program pembangunan, serta bagaimana menyusun Perencanaan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) yang tepat dan efektif. Narasumber juga menekankan bahwa pengintegrasian isu gender dalam setiap kebijakan OPD tidak hanya memperkuat keadilan sosial, tetapi juga meningkatkan kualitas layanan publik.
Tri Kurnaini menekankan bahwa kegiatan ini sangat relevan dengan tugas Satpol PP dalam memberikan pengawasan dan penyuluhan kepada masyarakat. “Dengan memahami prinsip GEDSI dan PPRG, kami dapat lebih bijak dalam menyusun program dan kegiatan yang inklusif, serta memastikan tidak ada kelompok masyarakat yang terpinggirkan dalam setiap kebijakan yang diterapkan,” ujarnya.
Sementara itu, Wahyu Mawardi menambahkan bahwa pemahaman tentang pengolahan data dan informasi yang sensitif terhadap isu gender menjadi kunci untuk mendukung perencanaan yang tepat sasaran. Ia berharap, pengetahuan yang diperoleh dari BIMTEK dapat diterapkan secara konkret di lingkungan Satpol PP Sintang.
BIMTEK ini juga menjadi forum diskusi bagi peserta untuk bertukar pengalaman dan praktik baik dalam pelaksanaan PUG dan PPRG di masing-masing OPD. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong setiap unit kerja di Kabupaten Sintang untuk lebih responsif terhadap isu kesetaraan gender dan inklusi sosial, sehingga tercipta pembangunan daerah yang adil, merata, dan berkelanjutan. (Rilis Kominfo)





