MELAWI, SKR.COM – Kepala Desa Tanjung Gunung Kecamatan Tanah Pinoh, Suharni, minta kepada Pemerintah Melawi supaya merehab jembatan gantung besi yang menghubungkan Desa Tanjung Gunung ke Desa Suka Maju. Sebab, Jembatan gantung Tanjung Gunung tersebut kini kondisinya sudah memprihatinkan.
“Jembatan ini tidak hanya sekedar akses penghubung antar desa, namun juga menghubungkan ke pasar Kota Baru. Jadi harus segera diperbaiki, sebab menyangkut akses dalam menjaalankan roda perekonomian masyarakat,” ungkapnya via seluler,Jumat (27/10/2017).
Lebih lanjut Ia mengatakan, jembatan tersebut tidak hanya untuk kepentingan masyarakat Desa Tanjung Gunung, namun juga digunakan oleh masyarakat dari desa lain, terutama bagi warga yang ingin kepasar maupun anak-anak sekolah, termasuk juga jika ingin berurusan ke kantor Camat Tanah Pinoh.
“Kondisi jembatan ini memang sudah memprihatinkan terutama bagian galang dan lantai jembatan,” ujarnya.
Menurut Suharni, secara fisik, kondisi yang paling dijembatan gantung itu adalah bagian lantai. Karena lantainya banyak yang berlubang, karena papan lantainya patah dan terlepas.
“Selama ini, kami yang menambal lantai jembatan tersebut dengan papan. Sebulan minimal lima kali kami memperbaiki lantai jembatan itu menggunakan papan kayu kelas dua,” tuturnya.
Selain itu, tambahnya, jembatan gantung tersebut juga sudah kuat bergoyang, apalagi kalau ada motor lewat lebih dari satu secara bersamaan diatas jembatan tersebut. Kondisi ini juga sangat membehayakan pengendara, terutama bagi pengendara yang melintasi jembatan itu dimalam hari.
“Jembatan ini pernah direhap, kalau tidak salah jembatan itu direhab tahun 2015 lalu,” ujarnya.
Jadi berhubung kondisi jembatan tersebut semakin parah dan belum sampai memakan korban, maka dia berharap kepada Pemda Melawi supaya merehab jembatan gantung Tanjung Gunung ini.
“Tidak perlu rehab total, namun cukup menggantikan galang dan lantai jembatan,” pungkasnya. (Edi)





