Pinjaman Daerah Memasuki Tahap Studi Kelayakan Struktur

oleh
oleh

MELAWI, SKR.COM – Proses pinjaman daerah yang diajukan Pemkab Melawi sebesar Rp 85 miliar untuk menyelesaikan pembangunan Jembatan Melawi II di Nanga Pinoh, Jembatan Sungai Pinoh II di Kota Baru dan Jembatan Belimbing II di Nanga Keberak sudah menuju tahap akhir. Sekarang sudah memasuki tahapan studi kelayakan struktur jembatan yang akan dibangun menggunakan dana pinjaman untuk mendapatkan rekomendasi dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

Menindaklanjuti pengajuan pinjaman tersebut dari pihak terkait seperti dari PT SMI yang menjadi tempat mengajukan pinjaman sudah melakukan survey lapangan, termasuk tim dari dirjen Kemendagri juga sudah turun lapangan. “Saat ini sudah pada  tahapan untuk mendapatkan surat rekomendasi dari Menteri Dalam Negeri,” ungkap Bupati Melawi, Panji saat ditemui di kantornya, beberapa hari lalu.

Lebih lanjut Bupati mengatakan, untuk mendapatkan surat rekomendasi tersebut proses pinjaman daerah sudah berada pada tahapan untuk melakukan studi kelayakan struktur dan fisik bangunan yang sudah ada. Apakah struktur tersebut masih layak diteruskan atau tidak, Pemda Melawi bersama BPKP sedang dalam upaya untuk menyusun tim untuk turun kelapangan. “Katanya tim yang akan turun melihat secara teknis dari Fakultas Teknik Untan, yang ditugaskan dalam tim untuk bisa melakukan stud kelayakan,” ujarnya.

Apabila surat keterangan studi kelayakan ini keluar kata Panji, maka menteri akan menggunakan itu dengan berkas yang lain-lain. Tahapannya sudah panjang, dan inilah tahapan yang terakhir, maka menteri akan mengeluarklan rekomendasi kepada PT SMI yang merupakan tempat untuk melakukan peminjaman untuk bisa diproses pencairan keuangannya.
Dalam hal ini, kata Panji, semua pihak bekerja keras dan memberikan dukungan, termasuk dari Pemerintah Pusat, khususnya jajaran yang terlibat serius memberikan bantuan kepada Pemkab Melawi, agar proses pinjaman daerah tersebut bisa berjalan dengan baik.

“Mohon doa dan dukungan dari masyarakat, ounjaman daerah ini bisa berjalan mulus. Dengan demikian maka tiga jembatan yang akan dibangun ini dalam waktu tiga tahun sudah bisa selesai, meskipun mungkin ada yang menggunakan pola multiyears,” pungkasnya. (edi)