Santosa Tekankan Urgensi Pemekaran Kabupaten Kayan

oleh
oleh

SINTANG, SKR.COM – Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Santosa, yang berasal dari daerah pemilihan Kayan, kembali menyuarakan pentingnya percepatan pemekaran Kabupaten Kayan. Ia berpendapat bahwa wilayah Kayan Hilir dan Kayan Hulu memiliki kapasitas geografis, ekonomi, serta sosial yang memadai untuk berdiri sebagai kabupaten baru, sehingga pelayanan pemerintahan dapat lebih efektif dan pembangunan wilayah semakin terarah.

Santosa menjelaskan bahwa hingga kini masyarakat yang tinggal di Kayan Hilir maupun Kayan Hulu masih menghadapi berbagai hambatan, terutama karena jauhnya jarak tempuh menuju pusat pemerintahan di Sintang. Kondisi tersebut menyebabkan proses administrasi berjalan lambat, termasuk pelaksanaan program-program pembangunan, sehingga warga merasa tertinggal dibandingkan kecamatan lain di Sintang.

“Kayan Hilir dan Kayan Hulu itu punya potensi besar. Dari sumber daya alam hingga peluang ekonomi, semuanya tersedia. Jika pemekaran dilakukan, pelayanan pemerintah bisa lebih dekat dengan warga, pembangunan akan semakin cepat, dan kesejahteraan masyarakat juga meningkat,” ucap Santosa. (30/11/2025)

Ia menegaskan bahwa pemekaran Kabupaten Kayan tidak hanya menyangkut pemisahan wilayah administratif, tetapi merupakan langkah strategis untuk mendorong peningkatan ekonomi lokal dan membuka peluang-peluang baru bagi masyarakat. Menurutnya, Kayan memiliki potensi perkebunan, pertanian, perikanan, hingga wisata alam yang bisa menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) apabila dikelola secara optimal.

Santosa juga menyebut bahwa kelayakan Kayan untuk dimekarkan telah terlihat dari berbagai indikator, seperti luas wilayah, jumlah penduduk, potensi ekonomi, serta kesiapan administrasi. Karena itu, ia menilai tidak ada alasan untuk terus menunda pemekaran tersebut.

Lebih lanjut, ia mengajak pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk memberikan dukungan yang nyata terhadap aspirasi masyarakat Kayan. Menurutnya, pemekaran ini tidak hanya menguntungkan masyarakat setempat, tetapi juga akan mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah perbatasan dan pedalaman Sintang.

“Pemekaran Kabupaten Kayan bukan hanya gagasan politik. Ini merupakan kebutuhan riil masyarakat agar pelayanan publik lebih mudah diakses dan pembangunan dapat dirasakan secara merata,” tutup Santosa.