SINTANG – Anggota DPRD Kabupaten Sintang dari Fraksi PAN, Senen Maryono, menilai pelaksanaan ajang Olimpiade Sains, Seni Budaya, dan Olahraga memiliki dampak strategis dalam menciptakan pemerataan akses pendidikan.
Menurutnya, kompetisi semacam ini tidak hanya menjadi sarana pembentukan karakter, tetapi juga dapat menjadi pintu masuk pendidikan melalui jalur prestasi non-akademik.
“Kalau anak-anak SD punya piagam, nanti saat masuk ke SMP bisa pakai jalur prestasi. Mereka bisa masuk ke SMP 1 atau SMP 2 Sintang tanpa harus mengandalkan domisili,” ujar Senen.
Hal ini menjadi penting bagi anak-anak dari daerah kampung yang ingin melanjutkan pendidikan ke kota. Prestasi non-akademik seperti lomba sains atau seni bisa menjadi alternatif, mengingat keterbatasan akses geografis dan ekonomi masih menjadi hambatan utama.
Senen juga mendorong agar kegiatan serupa bisa dijadikan agenda tahunan. Bahkan ia menekankan pentingnya menyeimbangkan aspek pengetahuan dengan jasmani. Menurutnya, kegiatan seperti cerdas cermat antar sekolah juga perlu diprogramkan.
Selain itu, Senen juga menyinggung fenomena balap liar yang dilakukan oleh pelajar. Ia menyebutkan perlunya pengawasan dari aparat dan pembentukan karakter sejak dini.
“Merdeka belajar itu bagus, tapi harus diimbangi dengan pembinaan mental dan agama di sekolah,” tegasnya.
Sebagai penutup, ia memberikan semangat kepada seluruh peserta lomba, khususnya pelajar.
“Selamat berjuang anak-anak, selamat berajang talenta. Gunakan kesempatan ini dengan baik. Mudah-mudahan kalian semua dalam lindungan Allah SWT,” ujar Senen Maryono.
