SINTANG, SKR.COM – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Sebastian Jaba, menekankan pentingnya akses listrik sebagai kebutuhan dasar masyarakat yang sangat vital dalam menunjang kehidupan sehari-hari. Ia menilai ketersediaan listrik tidak hanya berdampak pada penerangan rumah tangga, tetapi juga berpengaruh pada sektor pendidikan, kesehatan, serta kegiatan ekonomi masyarakat.
Menurut Sebastian, masih adanya sejumlah wilayah di Kabupaten Sintang yang belum tersentuh jaringan listrik menjadi indikasi perlunya percepatan pembangunan infrastruktur energi. “Listrik bukan lagi sekadar kebutuhan tambahan, tetapi kebutuhan pokok. Ketiadaan aliran listrik di beberapa daerah membuat aktivitas masyarakat terganggu, baik untuk belajar, berwirausaha, maupun menjalankan kegiatan rumah tangga,” ujarnya.
Sebastian menambahkan bahwa pemerataan listrik harus menjadi prioritas utama pemerintah daerah, terutama di wilayah pedesaan dan terpencil. Ia mendorong Pemkab Sintang untuk bekerja sama dengan PLN dan pihak terkait agar program elektrifikasi dapat menjangkau seluruh desa dengan cepat dan efektif.
Lebih jauh, ia menekankan bahwa akses listrik yang merata juga akan membuka peluang ekonomi baru. Masyarakat dapat mengembangkan usaha kecil dan menengah, memanfaatkan teknologi digital, serta meningkatkan produktivitas pertanian dan perdagangan lokal. Semua hal tersebut secara langsung akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sebastian juga mengingatkan bahwa pembangunan listrik harus dilakukan dengan perencanaan matang agar jaringan yang dibangun handal, aman, dan berkelanjutan. Pemerintah daerah perlu melakukan pemetaan wilayah yang paling membutuhkan intervensi, sambil memastikan biaya dan sumber daya digunakan secara efisien.





