SINTANG, SKR.COM – Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Anastasia, menyoroti kondisi ruas jalan Tebidah yang dinilai masih jauh dari kata layak dan membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah. Menurutnya, jalan tersebut merupakan salah satu akses vital yang digunakan masyarakat dalam menunjang berbagai aktivitas sehari-hari.
Anastasia menjelaskan bahwa ruas jalan Tebidah memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas warga, terutama dalam kegiatan ekonomi, pendidikan, serta pelayanan dasar seperti kesehatan. Namun, kondisi jalan yang rusak dan sulit dilalui kerap menjadi hambatan utama bagi masyarakat di wilayah tersebut.
“Ruas jalan Tebidah ini sangat vital bagi masyarakat. Sayangnya, kondisinya masih belum memadai dan perlu segera mendapatkan penanganan yang serius,” ujarnya.
Ia menambahkan, kerusakan jalan tidak hanya berdampak pada lambatnya akses transportasi, tetapi juga berpengaruh terhadap biaya distribusi barang dan jasa yang pada akhirnya membebani masyarakat. Selain itu, akses pendidikan dan layanan kesehatan juga menjadi kurang optimal akibat kondisi infrastruktur yang belum memadai.
Anastasia menegaskan bahwa pemerintah daerah perlu menjadikan perbaikan jalan Tebidah sebagai salah satu prioritas pembangunan infrastruktur ke depan. Menurutnya, peningkatan kualitas jalan akan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut.
Selain itu, ia juga mendorong adanya perencanaan yang lebih matang serta alokasi anggaran yang tepat sasaran agar perbaikan dapat dilakukan secara bertahap namun berkelanjutan. Pengawasan terhadap pelaksanaan pekerjaan di lapangan juga dinilai penting untuk memastikan kualitas pembangunan tetap terjaga.
Lebih lanjut, Anastasia berharap adanya sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur, khususnya di wilayah pedesaan yang masih mengalami keterbatasan akses.
“Jika infrastruktur jalan diperbaiki dengan baik, maka dampaknya akan sangat besar bagi peningkatan ekonomi dan kualitas hidup masyarakat,” tutupnya.





