SINTANG, SKR.COM – Bicara pembangunan tentunya semua wilayah menginginkan perhatian yang sama, tidak ada yang superior dan harus dapat lebih, namun untuk perbatasan masih bisa dimaklumi karena menyangkut antar negara, kondisi perbatasan jangan sampai dijadikan ajang untuk cari popularitas.
“Siapapun dia, perbatasan bukan untuk dipermainkan, bukan hanya cari popularitas,” kata Heri jambri, Anggota DPRD Kabupaten Sintang pada media ini beberapa hari yang lalu.
Menurut Ketua Partai Hanura Kabupaten Sintang ini, bicara pembangunan sudah semestinya memang kawasan perbatasan menjadi wilayah prioritas dan bukan hanya menjadi tugas kabupaten maupun provinsi, tetapi tanggungjawab besar ada pada pemerintah pusat.
“Ribut-ribut perbatasan, sementara tanggungjawab utama sudah jelas karena menyangkut hubungan antar negara dan saya pribadi mendukung itu, namun jangan abaikan kawasan lainnya,” jelasnya.
Lanjut pria yang sudah 4 periode di DPRD Sintang ini, sebentar lagi ada pemilihan Gubernur Kalimantan Barat, dan saya yakin perbatasan pasti di jual untuk menaikan dan mencari empati dari masyarakat perbatasan.
Oleh sebab itu saya berharap, kepada balon gubernur yang akan bertarung pada pilgub 2018 mendatang tidak lagi mengumbar janji dan menjual isu perbatasan untuk kepentingan pribadi, harap Heri Jambri. (DD)





