SINTANG – Camat Kelam Permai, Rita Fransiska, mengungkapkan bahwa hingga saat ini masih terdapat empat dusun di wilayah Kecamatan Kelam Permai, Kabupaten Sintang, yang belum menikmati aliran listrik.
Keempat dusun tersebut berada di Desa Mandiri Jaya. Menurut Rita, kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah kecamatan karena listrik merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi masyarakat dalam menunjang berbagai aktivitas sehari-hari.
“Masih ada empat dusun di Desa Mandiri Jaya yang sampai sekarang belum teraliri listrik. Ini tentu menjadi perhatian kita bersama,” ujarnya.
Ia menjelaskan, keterbatasan akses listrik berdampak cukup besar terhadap kehidupan masyarakat, baik dalam aktivitas rumah tangga, pendidikan, maupun kegiatan ekonomi. Tanpa listrik, warga mengalami kesulitan dalam menjalankan berbagai kegiatan yang saat ini sangat bergantung pada energi tersebut.
Rita menilai, pemerataan pembangunan infrastruktur, termasuk jaringan listrik, perlu menjadi perhatian pemerintah daerah agar seluruh masyarakat dapat merasakan pelayanan yang sama.
Karena itu, pihaknya berharap Pemerintah Kabupaten Sintang dapat segera merespons kondisi tersebut dan mengambil langkah konkret agar wilayah yang belum terjangkau listrik dapat segera dialiri.
“Kami berharap pemerintah kabupaten bisa memberikan perhatian serius terhadap persoalan ini, karena listrik sangat dibutuhkan masyarakat,” katanya.
Selain mengandalkan dukungan dari pemerintah, Rita juga membuka peluang kerja sama dengan pihak perusahaan yang beroperasi di sekitar wilayah Kecamatan Kelam Permai. Menurutnya, program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) dapat menjadi salah satu solusi dalam membantu pemenuhan kebutuhan infrastruktur masyarakat.
Ia mengakui, hingga saat ini pihak kecamatan belum pernah secara langsung mengajukan bantuan melalui program CSR. Namun ke depan, hal tersebut akan mulai diupayakan sebagai langkah alternatif untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan masyarakat.
“Kita belum pernah mengajukan CSR ke perusahaan, tapi ke depan mungkin akan kita coba untuk membantu kebutuhan infrastruktur dan fasilitas masyarakat,” pungkasnya.


