IMI Melawi Kirim Atlit Ikuti Kejurnas Seri Pertama

oleh
oleh
Dua orang Atlit Grasstrack Melawi (menggunakan kortum biru) saat mengiuti iven kejuaraan ditingkat kalbar beberapa bulan lalu

MELAWI, SKR.COM – Meskipun tidak menggunakan anggaran dari Pemerintah Melawi. Namun Pengurus Cabang (Pengcab) Grasstrack Melawi tetap membawa nama Melawi dengan mengirimkan atlit-atlit handalnya mengikuti Kejuaraan Nasional Grasstrack seri Pertama di di Nanga Tayap Kabupten Ketapang, Kalimantan Barat.

Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Melawi, Yuyud didampingi rekannya Ardeni, mengatakan bahwa pada Kejurnas ini pihaknya mengirimkan 4 atlit. Diantaranya dua atlit kelas standar pemula yang sudah sering mendpatkan juara pada kejuraan kejuaraan di Kalimantan Barat serta dua atlit cilik yang mengikuti kelas moto mini.

“Pada Kejurnas di Nanga Tayap yang diikuti seluruh kalimantan yang akan dimulai pada 6-7 April, kami mengirim M. Dolia Saiful Ramdhani dari RPP MX Team. Yang merupakan pelajar Kelas XI SMA Negeri 1 Nanga Pinoh. Kemudian yang kedua yakni M. Fikry Ananda dari ART Tuan Muda agogo MX Team, juga seorang pelajar siswa SMA Negeri 1 Nnaga Pinoh kelas X. Keduanya mengikuti kelas standar pemula,” katanya. .

Lebih lanjut Ardeni menambhkan, keduanya akan mengikuti kelas-kelas pertandingan yakni sport and trail pemula, bebek modif 110 cc, bebek modif 125 cc, spesial enzime. “Semua kendaraan sudah kami siapkan dan kami bawa lansung dari Melawi,” ucapnya.

Selain itu, Melawi juga mengirimkan antlit cilik yang mengikuti kelas mini moto. Yakni M. Raditya Arandana dan M. Febri Kurniawan. “Kita meminta dukungan masyarakat Melawi, agar saat berlaga nanti bisa mendapatkan keselamatan dan kemenangan,” ucap Deni.

Pria yang juga merupakan Anggota DPRD Melawi ini mengatakan, pihaknya sudah mempersiapkan kedua atlit serta perlengkapan balapnya dengan matang dan siap berlaga. Tentunya dengan harapan bisa mendulang prestasi ditingkat Nasional dan mengharumkan nama Melawi dibidang olahraga grasstrack.

Kepada Pemerintah, Deni juga berharap adanya dukungan terhadap para atlit asli Melawi ini. Terutama perhatian dalam pembinaan atlit. Padahal Pengcab ini selalu aktif mengikuti kejuaraan. Baik itu Kejurda, Kejurnas maupun Pemprov di Provinsi Kalbar.

“Diharapkan dukungan dari pemerintah Melawi, dari segi pembinaan. Selama ini belum ada, pembinaan hanya dilakukan oleh oleh tim. Belum ada meskipun membawa nama Melawi,” paparnya. (Edi)