Imlek Lansia Hiburan Untuk Para Orangtua  

oleh
oleh

MELAWI, SKR.COM – seperti tahun-tahun sebelumnya, pada perayaan Imlek 2568 ini, Majelis Adat Budaya Tionghua (MABT) Melawi,  juga menggelar perayaan tahun baru Imlek lansia, Jumat malam (3/2), di gedung MABT Nanga Pinoh.

Pada acara tersebut, banyak hiburan yang disuguhkan. Diantaranya bernyanyi dan menari bersama untuk menghibu, dimana terlihat tawa dan senyum riang dari wajah para Lansia tersebut. Begitu pula ketika melihat para lansia bernyanyi, tepuk tangan dan tawa dari  para lansia lain memberikan terdengar sangat meriah.

Ketua MABT Melawi sekaligus Ketua Panitia Perayaan Imlek 2568 Melawi, Taufik, pada saat membuka kegiatan tersebut  mengatakan, kegiatan ini menghadirkan artis-artis dan penari Mandarin Ibukota dan lokal. “Dalam kegiatan ini yang tak kalah seru, selain bernyanyi dan menari para lansia itu, pihak panitia juga memberikan angpao kepada lansia dengan cara menebak judul lagu yang dipandu Astrid Panji yang juga hadir dalam perayaan itu,” ucapnya.

bahwa perayaan Imlek ini dikhususkan kepada lansia, karena pada saat perayaan-perayaan Imlek sebelumnya mereka tak bisa hadir karena sudah lanjut usia, sehingga dilaksanakan perayaan Imlek khusus lansia sebagai bentuk penghormatan dari generasi penerus. “Saya ingin momentum perayaan imlek tahun ini khususnya para lansia dapat menjadikan silaturrahmi untuk membangun kebersamaan dan kekeluargaan agar lebih maju menuju kesejahteraan,” harapnya.

Sementara itu, Sekretaris MABT Melawi Surya Driono Lay mengungkapkan, bahwa perayaan Imlek dikhususkan untuk lansia adalah bagian rangkaian perayaan Imlek 2568 dan sebagai bentuk penghormatan kepada para orang tua. Dia menuturkan perayaan Imlek yang bertepatan hari ketujuh sebagai festival Rendri, dimaksudkan turunnya keberuntungan kepada manusia dibumi sejak zaman Dinasti Han sampai sekarang. Dia menjelaskan perayaan Imlek akan ditutup dengan perayaan Cap Go Meh pada 10 Februari 2017 siang ditandai dengan pembakaran Naga di lapangan sepak bola Tanjung Niaga.

Menurut Surya, lansia sebagai warga senior, yang harus diprioritaskan dan mendapatkan perhatian lebih mengingat para lansia ini lebih berpengalaman dalam perjalanan hidup. “Perayaan tahun baru Imlek ke bersama lansia ini sebagai bentuk rasa syukur dengan berbagi kasih dan berkumpul bersama orang tua,” ungkap Surya. (edi)