SINTANG – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sintang, Kurniawan, menekankan pentingnya perencanaan yang matang dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis agar memberikan dampak optimal bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikannya usai menghadiri kegiatan pengarahan dan evaluasi program Makan Bergizi Gratis bersama koordinator wilayah, yayasan, dan mitra yang digelar di Hotel My Home, Rabu, 1 April 2026.
Menurut Kurniawan, program ini tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi, tetapi juga memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal jika dikelola dengan baik.
“Program ini harus direncanakan secara komprehensif, mulai dari aspek kualitas makanan, kebersihan dapur, hingga keterlibatan pelaku usaha lokal agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, dari sisi perencanaan pembangunan daerah, program Makan Bergizi Gratis perlu disinergikan dengan berbagai sektor, termasuk kesehatan, ekonomi, dan pemberdayaan masyarakat.
Kurniawan juga menyoroti pentingnya menjaga standar kebersihan dan kualitas makanan, mengingat program ini menyasar kelompok rentan seperti anak-anak dan masyarakat yang membutuhkan asupan gizi yang baik.
Selain itu, ia mendukung upaya pemberdayaan tenaga kerja lokal dalam pelaksanaan program tersebut, termasuk melalui pelatihan teknis bagi para pekerja dapur agar memiliki keterampilan yang memadai.
“Kita ingin program ini tidak hanya berjalan, tetapi juga berkualitas dan berkelanjutan. Pelibatan tenaga kerja lokal serta pengusaha daerah menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan program ini,” tambahnya.
Kurniawan berharap, melalui evaluasi yang dilakukan secara berkala, berbagai kendala di lapangan dapat segera diatasi, sehingga program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Sintang dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.





