SINTANG – Pemerintah Kabupaten Sintang terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan lingkungan yang ramah anak sebagai bagian dari upaya meraih predikat Kabupaten Layak Anak (KLA).
Kepala DKBP3A Kabupaten Sintang, Edy Harmaini, mengatakan bahwa konsep ramah anak harus diterapkan secara menyeluruh dalam setiap sektor pembangunan.
“Keramahan terhadap anak itu harus kita wujudkan di semua lini, baik di pemerintahan, fasilitas umum, maupun kegiatan masyarakat,” ujar Edy Harmaini ketika diwawancarai wartawan.
Menurutnya, anak merupakan generasi penerus bangsa yang perlu dipersiapkan sejak dini agar mampu menghadapi tantangan masa depan, termasuk menyongsong Indonesia Emas 2045.
“Kita ingin generasi emas 2045 ini benar-benar siap. Maka dari itu, pembinaan dan perlindungan anak harus dimulai dari sekarang,” jelasnya.
Ia menambahkan, berbagai kegiatan yang mendukung tumbuh kembang anak terus didorong, seperti forum anak, kegiatan olahraga, serta pengembangan sanggar seni.
“Semua itu menjadi bagian penting dalam penilaian Kabupaten Layak Anak,” katanya.
Dalam upaya peningkatan nilai KLA, Pemkab Sintang juga berkoordinasi dengan pemerintah provinsi, termasuk menghadirkan narasumber dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
“Kemarin juga hadir dari provinsi untuk memberikan arahan dan penguatan kepada kita,” ujar Edy.
Dengan kolaborasi antara pemerintah daerah, provinsi, dan seluruh stakeholder, Sintang diharapkan mampu meningkatkan capaian KLA ke level yang lebih tinggi.
“Ini bukan hanya soal penilaian, tapi bagaimana kita benar-benar menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak,” tutupnya.




