SINTANG – Pemerintah Kabupaten Sintang menetapkan peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai salah satu fokus utama pembangunan daerah pada tahun 2027.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sintang Kurniawan menjelaskan bahwa sejumlah indikator pembangunan manusia masih perlu ditingkatkan, terutama terkait masalah stunting, pendidikan, serta akses layanan dasar masyarakat.
Menurutnya, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sintang memang terus mengalami peningkatan, namun masih belum signifikan. Selain itu, angka stunting di daerah tersebut masih cukup tinggi sehingga memerlukan penanganan yang lebih serius.
“Selain stunting, masih terdapat persoalan anak tidak sekolah dan keterbatasan akses layanan dasar di beberapa wilayah yang perlu menjadi perhatian bersama,” jelas Kurniawan.
Ia juga mengatakan untuk mengatasi berbagai persoalan tersebut, pemerintah daerah merumuskan sejumlah program prioritas, di antaranya percepatan penurunan stunting melalui intervensi gizi dan layanan kesehatan, penyediaan air bersih dan sanitasi, serta peningkatan akses pendidikan.
“Pemerintah daerah juga akan meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan serta kesehatan, termasuk rehabilitasi bangunan PAUD, TK, SD dan SMP,” ungkap Kurniawan.
Selain itu, pemerintah juga berupaya mengintegrasikan berbagai program penanggulangan kemiskinan agar masyarakat dapat memperoleh akses yang lebih baik terhadap pendidikan, kesehatan dan jaminan sosial.
“Dengan berbagai langkah tersebut, pemerintah daerah menargetkan sejumlah indikator pembangunan meningkat pada tahun 2027, termasuk pertumbuhan ekonomi sebesar 5,65 persen, penurunan angka kemiskinan menjadi sekitar 7 persen, serta peningkatan Indeks Pembangunan Manusia,” pungkas Kurniawan.





