SINTANG, SKR.COM – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang dari Partai Demokrat, Markus Jembari, memberikan apresiasi atas kebijakan pemerintah yang memutuskan untuk tidak menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) per 1 April 2026. Menurutnya, keputusan ini sangat tepat di tengah situasi ekonomi global yang penuh tekanan dan fluktuasi harga energi dunia.
Markus menilai, stabilitas harga BBM sangat penting bagi masyarakat, terutama bagi sektor transportasi, usaha kecil, dan kebutuhan rumah tangga. Kenaikan harga BBM, meskipun kecil, berpotensi memengaruhi biaya hidup masyarakat serta harga berbagai komoditas kebutuhan pokok. “Keputusan pemerintah untuk mempertahankan harga BBM merupakan langkah strategis yang membantu menjaga daya beli masyarakat sekaligus menstabilkan perekonomian lokal,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa kebijakan ini berdampak positif bagi sektor ekonomi produktif, seperti perdagangan, pertanian, dan transportasi. Dengan harga BBM yang stabil, pelaku usaha dapat merencanakan kegiatan ekonominya lebih pasti, tanpa khawatir kenaikan biaya operasional yang signifikan. Hal ini diyakini akan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Markus menambahkan bahwa keputusan pemerintah tersebut menunjukkan kepedulian terhadap kondisi masyarakat di tengah ketidakpastian ekonomi global. “Stabilitas harga energi adalah salah satu kunci agar masyarakat tetap mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari tanpa terbebani oleh lonjakan harga yang mendadak,” jelasnya.
Selain itu, ia mengimbau masyarakat untuk tetap bijak dalam penggunaan BBM, memaksimalkan efisiensi energi, dan mendukung program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kemandirian energi. Markus optimistis, dengan langkah-langkah ini, kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sintang akan lebih terjaga, sementara sektor ekonomi tetap produktif dan berdaya saing.





