Pemerintah Diminta Segera Serahkan Bahan Tertulis Terkait Belanja APBN 2016

oleh
oleh

JAKARTA – SKR: DPR mengingatkan kepada Pemerintah untuk segera menyerahkan bahan tertulis mengenai jenis belanja dan kegiatan dalam APBN Tahun Anggaran 2016, sebelum pelaksanaan anggaran dimulai. Hal ini sebagai tindak lanjut dari pengesahan APBN TA 2016 oleh DPR, pada persidangan yang lalu.

Demikian disampaikan Ketua DPR Setya Novanto, saat membacakan pidato pembukaan masa persidangan II, tahun sidang 2015-2016, di Gedung Nusantara II, Senin (16/11/15). Hal ini juga sesuai dengan amanat UU No. 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD.

“Penyerahan bahan tertulis tersebut diperlukan agar DPR menyakini bahwa Pemerintah telah menerjemahkan besaran anggaran di dalam APBN ke dalam jenis-jenis belanja dan kegiatan yang menjadi prioritas untuk dilaksanakan,” kata Novanto.

Politikus F-PG itu menegaskan, hal ini penting dilakukan dalam konteks pelaksanaan fungsi pengawasan DPR terhadap kebijakan Pemerintah dalam pelaksanaan anggaran negara.

Selain itu, DPR mengharapkan kesiapan aparat Pemerintah Kabupaten dan Aparat Desa dalam mengelola Dana Desa. Apalagi, peningkatan alokasi anggaran untuk Dana Desa  cukup perhatian dalam pembahasan APBN TA 2016.

“DPR juga mengharapkan Dana Desa ini menjadi prioritas, mengingat dana tersebut dapat meningkatkan pemerataan pembangunan di desa, sehingga dapat mendorong pengembangan ekonomi rakyat,” imbuh Novanto.

Masih terkait dengan APBN TA 2016, yang syarat akan berbagai catatan dari Fraksi-Fraksi, DPR mengingatkan agar catatan-catatan tersebut harus menjadi perhatian dalam pelaksanaannya oleh Pemerintah.

“Hal ini tidak lain karena DPR ingin memastikan bahwa alokasi anggaran harus untuk kepentingan rakyat banyak yang berimplikasi besar dan cepat bagi kesejahteraan rakyat,” pesan politikus asal dapil NTT itu.

Sementara terkait APBN TA 2015, lanjut Novanto, DPR mengingatkan kepada Pemerintah untuk melakukan percepatan penyerapan anggaran Kementerian atau Lembaga atas APBN Tahun Anggaran 2015. Apalagi, pelaksanaan anggaran sudah memasuki akhir tahun.(*)

Sumber: http://dpr.go.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *