Jembatan Sungai Imat Ambruk

oleh
oleh

MELAWI, SKR.COM – Lantarn tak kunjung diperbaiki, akhirnya jembatan Sungai Imat yang berada diruas jalan menuju Menukung ambruk pada Jumat sore (11/3) lalu.

Jembatan tersebut ambruk ketika dilewati oleh truk yang bermuatan beras bulog yang kurang lebih sekitar 5 ton.

“Truk yang bermuatan beras tersebut baru diangkat oleh warga pada Sabtu siang (12/3),” ungkap Halidin, seorang pemuda Kecamatan Menukung, kemarin.

Menurut Halidin, akibat jembatan tersebut abruk, telah berdampak kepada arus tranportasi msyarakat yang mau keluar masuk ke Menukung. Karena sejak jembatan tersebut ambruk, akses jalan menuju Menukung menjadi putus total.

“Mobil tidak bisa lewat sama sekali, saat ini semua mobil mogok dan menumpuk di Desa Lihai.,” ujarnya.

Dikatakan Halidin, Jembatan Sungai Imat tersebut sebenarnya sudah lama minta diperbaiki, mulai dari pondasinya hingga lantai jembatan. Bahkan supaya jembatan tersebut tetap bisa dilewati, sudah beberapa kali dilakukan perbaikan secara swadaya oleh warga setempat dengan cara kerja bhakti gotong royong.

“Jembatan ini memang sudah cukup tua umurnya, karena itu sudah saatnya diperbaiki atau direnopasi,” tuturnya.

Halidin menyampaikan jembatan Imat ini memang cukup pital bagi akses transportasi di ruas jalan menuju Menukung tersebut, karena jembatan tersebut berada di akses jalan penghubung antar kecamatan satu-satunya di wilayah tersebut.

“Makanya selama jembatan ini tidak segera diperbaiki, kendaraan angkutan tidak akan bisa turun naik melintasi jalan tersebut,” ucapnya.

Kata Halidin kepada Pemda supaya mengambil langkah-langkah untuk segera memperbaiki jembatan Sungai Imat yang ambruk tersebut. Sebab kalau  jembatan tersebut tidak segera diperbaiki akan berdampak kepada angkutan umum dan angkutan barang ke Kecamatan Menukung. “Saat ini angkutan umum penumpang dan angkutan barang semuanya sudah lewat jalan darat, tidak ada lagi lewat sungai Melawi,” ujtarnya.

Sementara Kepala Bidang Bina Marga Dinas PU Melawi, Tasanudin ketika dikonfirmasi mengatakan, Pasca ambruknya jembatan Sungai Imat, Dinas Pekerjaan Umum Melawi telah menurunkan tim kelapangan.  “Mendapat laporan jembatan ambruk, tim dari Dinas PU memang langsung turun kelapangan, bahkan saat ini ada satu orang masih ditugaskan dilapangan,” ungkapnya.

Dikatakan dia, demi mendukung kelancaran akses lalu lintas diruas jalan tersebut, pada Senin (14/3) kemarin Dinas Pekerjaan Umum Melawi langsung membuat jembatan darurat jembatan yang ambruk tersebut. “Kalau hari ini selesai pekerjaanya, mungkin hari ini juga kendaraan sudah bisa melewati jembatan Sungai Imat tersebut,” ujarnya.

Menurut Tasanudin, pembuatan jembatan darurat tersebut menggunakan Dana Alokasi Umum (DAU) di Dinas Pekerjaan Umum Melawi. Jembatan darurat tersebut sifatnya hanya sementara, sampai menunggu jembatan baru jadi dikerjakan.

“Kondisi jembatan tersebut memang rusak dari pondasi hingga ke lantainya. Jembatan tersebut ambruk karena dilewati teruk yang bermuatan beras miskin (raskin),” ucapnya.

Tasanudin menyampaikan, kondisi jembatan tersebut memang sudah parah, bahkan dalam APBD tahun 2016 ini sudah dianggarkan untuk membangun jembatan baru di Sungai Imat tersebut. Rencananya dilokasi tersebut tidak lagi dibangun jembatan kayu namun dibangun jembatan rangka baja.

“Anggaran pada tahun 2016 ini rencananya untuk membuat abotmen jembatannya, sedangkan tahun depan baru dibuat kerangka bajanya,” ucapnya.

Kata dia, dilokasi tersebut memang tidak layak menggunakan bahan kayu, karena sungai dilokasi tersebut terlalu lebar. Bahkan untuk jembatan rangka baja nanti akan dibangun panjangnya 40 meter dan lebar 4 meter. “Jembatan baru akan dibangun disamping jembatan sekarang. Makanya jembatan yang lama ini diperkuat, supaya tetap bisa digunakan sebelum jembatan rangka baja jadi,” pungkasnya. (Irawan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *