Jimi Manopo Dorong Karnaval Natal Jadi Agenda Tahunan yang Meriah

oleh
oleh

SINTANG, SKR.COM – Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Jimi Manopo, memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Sintang, para pemimpin gereja, dan seluruh jemaat yang terlibat dalam penyelenggaraan Karnaval Natal tahun 2025.

Ia menilai kegiatan tersebut menjadi momen sukacita yang memperkuat persaudaraan antargereja sekaligus menjadi ruang ekspresi iman dan budaya dalam suasana damai.

Jimi menekankan bahwa karnaval kali ini memiliki makna khusus karena merupakan yang pertama digelar di Kabupaten Sintang. Ribuan peserta dari berbagai denominasi gereja, komunitas, dan masyarakat umum hadir menunjukkan semangat persatuan dan toleransi yang tetap terjaga.

“Ini patut disyukuri karena baru pertama kali dilaksanakan. Antusiasme masyarakat sangat tinggi,” ungkapnya, Selasa (02/12/2025).

Sebagai wakil rakyat, Jimi menilai karnaval tidak sekadar perayaan seremonial, tetapi juga bukti nyata kerukunan antarumat beragama di Sintang. Ia berharap pemerintah daerah menjadikan kegiatan ini agenda tahunan yang lebih terstruktur, dengan dukungan fasilitas memadai, sehingga bisa menjadi daya tarik wisata lokal di masa depan.

Jimi juga mengimbau jemaat gereja untuk terus memelihara harmoni serta meningkatkan kontribusi bagi pembangunan daerah. Perayaan keagamaan yang penuh kedamaian, seperti karnaval Natal, menurutnya, membuktikan masyarakat Sintang mampu hidup berdampingan dalam keberagaman. “Semoga tahun depan karnaval lebih meriah dan lebih banyak peserta yang ikut,” harapnya.

Ia pun menyampaikan penghargaan atas kerja keras panitia, para pemimpin gereja, serta dukungan Pemkab Sintang yang memfasilitasi kegiatan sehingga berjalan lancar dan aman. Keterlibatan pemerintah, kata Jimi, menunjukkan bahwa perayaan keagamaan mendapat ruang yang setara dalam kehidupan masyarakat.

Menutup pernyataannya, Jimi Manopo berharap karnaval Natal berikutnya dapat dipersiapkan lebih matang, melibatkan lebih banyak generasi muda, serta menampilkan kreativitas dan kekayaan tradisi budaya lokal. “Mari kita jaga damai Natal di Sintang dan jadikan karnaval ini simbol kebersamaan kita,” pungkasnya.